Malang, 8 April 2026 — Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) ITN Malang sukses menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal bertema “Satu Langit, Satu Fitrah: Menyatukan Hati yang Berbeda” pada Rabu, 8 April 2026. Acara ini berlangsung di Hall Laboratorium Teknik Kimia dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta pengurus himpunan.

Kegiatan Halal Bihalal ini dihadiri oleh mahasiswa Teknik Kimia, dosen, staff, serta pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITN Malang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul fitri, sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan Teknik Kimia ITN Malang. Mengusung tema yang sarat makna, acara ini bertujuan menyatukan berbagai perbedaan dalam satu semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia dan Ketua Program Studi Teknik Kimia yang menyampaikan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama, baik di lingkungan akademik maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan penyampaian tausiyah yang mengangkat nilai-nilai keikhlasan, introspeksi diri, serta pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi. Penyampaian materi berlangsung dengan khidmat dan memberikan refleksi positif bagi seluruh peserta yang hadir.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi halal bihalal, yaitu saling bersalaman dan bermaaf-maafan antar peserta. Sesi ini menjadi inti dari kegiatan sebagai implementasi nyata dari tema yang diusung, yakni menyatukan hati dalam keberagaman.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan dosen diharapkan dapat memperkuat hubungan kekeluargaan serta menciptakan lingkungan akademik yang harmonis.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan solidaritas dapat terus terjaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat luas.