Malang, ITN.AC.ID – Teknik Kimia bukan sekadar tentang rumus dan perhitungan di kelas. Lebih dari itu, disiplin ilmu ini menjadi jembatan lahirnya berbagai inovasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari energi terbarukan, teknologi pangan, pengolahan limbah, hingga bioteknologi modern.
Semangat inilah yang dihadirkan dalam kegiatan Open House dan Trial Class 2026 Program Studi Teknik Kimia S-1 ITN Malang yang berlangsung di Ruang Amphi Gedung Elektro Kampus 2 pada Sabtu (09/05/2026). Sebanyak 85 siswa dari 9 SMA/SMK se-Malang Raya diajak mengenal lebih dekat dunia Teknik Kimia melalui pengalaman belajar interaktif, eksplorasi laboratorium, serta diskusi inspiratif bersama dosen dan alumni.
Mengusung tema C.L.E.A.R (Chemical Learning, Exploration and Realization), kegiatan ini dirancang untuk memperlihatkan bagaimana ilmu Teknik Kimia dipelajari secara bertahap, diuji melalui eksperimen, lalu diwujudkan menjadi solusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri.
Kaprodi Teknik Kimia S-1 ITN Malang, Ir. Rini Kartika Dewi, ST., MT., IPM., menjelaskan bahwa ruang lingkup Teknik Kimia sangat luas dan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.
“Teknik Kimia tidak hanya berbicara tentang proses industri, tetapi juga tentang inovasi, kreativitas, dan keberlanjutan. Mahasiswa dibekali kemampuan untuk menciptakan solusi di bidang energi, pangan, lingkungan, hingga kewirausahaan berbasis teknologi,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, para siswa juga diperkenalkan pada berbagai fasilitas laboratorium unggulan ITN Malang, seperti Laboratorium Bioenergi, Teknologi Minyak Atsiri, Teknologi Bahan Makanan, dan Teknologi Pengolahan Limbah. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di Teknik Kimia tidak berhenti pada teori, tetapi juga menekankan praktik, riset, dan pengembangan inovasi.
Narasumber kegiatan, Dr. Ir. Nanik Astuti Rahman, ST., MT., IPM., menegaskan bahwa laboratorium merupakan ruang penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide dan keterampilan profesional.
“Mahasiswa tidak hanya belajar memahami konsep, tetapi juga belajar bagaimana menerapkannya menjadi teknologi yang dapat menjawab tantangan industri dan lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, alumni Teknik Kimia ITN Malang angkatan 2002, Aris Firmanuhadi yang sekaligus juga merupakan alumni SMK Putra Indonesia Malang (SMK PIM), turut membagikan pengalaman kariernya di dunia industri global. Ia mengajak para siswa untuk terus melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kompetensi diri, baik melalui kemampuan komunikasi, manajemen waktu, sertifikasi keahlian, maupun penguasaan bahasa asing.
Melalui kegiatan ini, Teknik Kimia ITN Malang berharap dapat membuka wawasan generasi muda bahwa dunia Teknik Kimia merupakan bidang yang dinamis, aplikatif, dan memiliki peluang karier luas di masa depan.