Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) mengelola dan mengkoordinasikan 8 Program Studi (PS) yang terdiri dari 6 Program Studi (PS) Sarjana yaitu: Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri,Teknik Informatika, Bisnis Digital dan 2 Program Studi (PS) Diploma III yaitu: Teknik Mesin dan Teknik Listrik. Program Studi Teknik Kimia berdiri sejak tahun 1983 melalui SK No. 0106/0/1983 dengan Status Terdaftar. Kemudian diakui pada tahun 1990 melalui SK Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0153/0/1990. Statusnya meningkat menjadi Disamakan pada tahun 1993, melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No: 482/DIKTI/Kep/1993 dan terakreditasi pada tahun 1997 melalui SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui SK No. 78/D/O/1997 serta mendapatkan peringkat B pada Tahun 2001. Program Studi Teknik Kimia menerima sertifikat Akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional/BAN pada tahun 2003 dengan no 05534/Ak-VII-S1-012/ITLTNI/VII/2003, pada tahun 2011 pada SK BAN PT No. : 001/BAN-PT/Ak-XIV/S1/V/2011 dan pada Tahun 2015 melalui SK BAN-PT No. 1262/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2015. Serta pada tahun 2021, melalui SK BAN-PT No. 227/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/I/2021. Pada tahun 2025 berdasarkan keputusan LAM Teknik No. 0107/SK/LAM Teknik/AS/IV/2025, menyatakan bahwa Program Studi Teknik Kimia ITN Malang Terakreditasi dengan peringkat UNGGUL.
Kriteria 1 Visi, Misi, Tujuan dan Strategi, Visi Fakultas Teknologi Industri sebagai Unit Pengelola Program Studi (UPPS) mencerminkan Visi Institut Teknologi Nasional Malang yang mana visi tersebut tertuang dalam STATUTA ITN Malang yaitu Institut Teknologi Malang sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Adapun visi dari fakultas teknologi industri adalah: terwujudnya fakultas teknologi industri yang unggul dalam bidang ilmu rekayasa teknologi industri, serta pengelolaan kualitas sumber daya manusia yang profesional, mandiri, berbudi luhur dan berwawasan global.
Misi dari Fakultas Teknologi Industri adalah (1) menyelenggarakan pendidikan akademik dan vokasi yang profesional dalam berbagai program studi teknik untuk pengembangan ilmu rekayasa Teknologi Industri yang tepat guna; (2) menyelenggarakan dan mengembangkan kegiatan penelitian dan atau hasil karya ilmiah dalam bidang industri yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat; (3) mengimplementasikan hasil rekayasa Teknologi Industri dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat; (4) mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian dalam bidang ilmu rekayasa Teknologi Industri sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global; (5) mengembangkan serta menjaga nilai etika akademis dan citra Fakultas Teknologi Industri ITN Malang.
Tujuan dari Fakultas Teknologi Industri menghasilkan Sarjana Teknik dan Ahli Madya Teknik yang mampu mengembangkan dan menerapkan ilmu rekayasa teknologi industri, mampu memecahkan masalah dalam bidang ilmu rekayasa teknologi industri, mampu berkomunikasi dan bekerja sama dalam kelompok multi disiplin, memiliki tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika profesi, memiliki jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan, serta mampu mengembangkan diri untuk beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
Visi Program Studi Teknik Kimia S1 adalah menjadikan lulusan program studi yang menguasai konsep keteknikan dan mengaplikasikan dalam bidang keahlian Teknik Kimia secara profesional dan berkualitas serta mengembangkan dan menerapkan IImu Rekayasa Teknologi Industri dan mempunyai jiwa kewirausahaan. Misi Program Studi Teknik Kimia S1 adalah menyelenggarakan pendidikan teknik kimia yang profesional dan berkualitas, menyelenggarakan dan mengembangkan kegiatan penelitian dan/atau hasil karya ilmiah dalam bidang industri yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, mengimplementasikan hasil rekayasa teknologi industri dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian dalam bidang ilmu rekayasa teknologi industri sesuai dengan kebutuhan pasar kerja
Tujuan Program Studi Teknik Kimia S1 adalah menghasilkan sarjana Teknik Kimia yang mampu mengembangkan dan menerapkan ilmu rekayasa teknologi industri, serta mampu memecahkan masalah dalam bidang teknik kimia. Berdasarkan data survei yang dilakukan terhadap seluruh pemangku kepentingan (tenaga pendidik (dosen), tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa, tingkat pemahaman terhadap VMTS rata-rata sebesar 88.66%, mencerminkan keberhasilan program sosialisasi yang dilakukan oleh Program Studi Teknik Kimia
Kriteria 2 Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerja Sama, UPPS-PS memiliki Tata Pamong dan Tata Kelola yang sangat baik, yang ditandai dengan adanya struktur organisasi yang efektif dalam penyelenggaraan organisasi dan memiliki praktek baik dalam menerapkan tata pamong yang memenuhi lima kaidah good governance (kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, adil). UPPS-PS memiliki 3 karakter komitmen kepemimpinan (operasional, organisasi, dan publik) dan kapabilitas pimpinan yang mencakup 6 fungsi manajemen secara efektif dan efisien (perencanaan, pengorganisasian, penempatan personil, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan dan pelaporan yang menjadi dasar tindak lanjut).
Kriteria 3 Mahasiswa, proses rekrutmen mahasiswa baru di Institut Teknologi Nasional Malang dilaksanakan secara sistematis oleh tim Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru (LPMB). Seleksi dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh atas nilai ujian masuk, nilai rapor, dan hasil tes tertulis. Dengan tingkat persaingan mencapai rasio 1 : 2.96 untuk setiap peserta yang lolos seleksi, proses ini memastikan hanya calon mahasiswa terbaik yang diterima. Untuk meningkatkan minat pendaftar, program studi Teknik Kimia melalui UPPS-PS telah melakukan promosi secara aktif menggunakan berbagai media. Media sosial seperti Instagram (@teknikkimia.itnmalang untuk prodi dan @hmtkitnmalang untuk himpunan mahasiswa), website program studi kimia.itn.ac.id, serta platform Facebook Kimia Teknik dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, promosi juga dilakukan melalui media cetak, media elektronik, dan kegiatan kampanye lainnya guna memperluas jangkauan dan menarik perhatian calon mahasiswa baru. Dalam hal layanan kemahasiswaan, Institut Teknologi Nasional Malang menyediakan fasilitas yang lengkap dan berkualitas di semua bidang. Layanan penalaran, minat, dan bakat didukung melalui bimbingan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Dari sisi kesejahteraan, mahasiswa dapat mengakses berbagai beasiswa, seperti KIP, Bidik Misi, serta program kerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra perbankan. Fasilitas kesehatan meliputi layanan bimbingan konseling, akses ke poliklinik kampus, rujukan ke rumah sakit, hingga vaksinasi Covid-19. Selain itu, bimbingan karir dan kewirausahaan juga diberikan melalui penyelenggaraan job fair dan pelatihan kewirausahaan, memastikan mahasiswa memiliki bekal yang cukup untuk memasuki dunia kerja maupun memulai usaha mandiri. Dengan akses dan mutu layanan yang sangat baik, Institut Teknologi Nasional Malang berkomitmen mendukung perkembangan akademik dan non-akademik mahasiswa, sekaligus mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di tingkat global. Prestasi mahasiswa prodi Teknik Kimia dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Belmawa diantaranya berhasil lolos mendapatkan pendanaan pada kegiatan PPK Ormawa berturut-turut pada tahun 2021, 2022 dan 2023. Pada pelaksanaan PPK Ormawa tahun 2023 kelompok mahasiswa dari HMJ Prodi Teknik Kimia S1 lolos penilaian untuk mengikuti Kegiatan Abdidaya yang dilaksanakan di Universitas Jember. Dosen pendamping pada Abdidaya 2023 ini juga mendapatkan predikat sebagai Dosen Pendamping terbaik. Prestasi mahasiswa Teknik Kimia S1 di bidang PKM di antaranya lolos pendanaan di tahun 2021 sebanyak 1 (satu) kelompok dan pada tahun 2023 lolos pendanaan sebanyak 5 (empat) kelompok dan 2 kelompok pada tahun 2024. Best Presentation pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Tahun 2022 yang diadakan oleh Universitas Negeri Yogjakarata. Pada tahun 2023 Tim Mahasiswa Prodi Teknik Kimia juga mendapatkan Juara 3 Problem Solving pada Indonesia Chemical Engineering Challenge (IChEC) Tahun 2023 di Institut Teknologi Bandung. Di tahun 2023 juga menjadi Juara II Plant Design Competion Derrick, dan masuk delapan besar pada Indonesia Chemichal Engineering 2Chalengge (IChEC, ITB), 2 mahasiswa mendapatkan hibah IRN dari PT Indofood. Sedangkan pada tahun 2024 mahasiswa PS Teknik Kimia S1 mendapatkan juaran II penulisan Artikel Bidang Teknik Secara internasional dan lolos pendanaan Taiwan Experience Education Program (TEEP) Taiwan. Sedangkan untuk prestasi non akademik dalam di antaranya adalah Memperoleh 3rd Place Youth Choir Category dengan predikat Gold Medal, Memperoleh 5th Place Ethnic/Traditional Music Category dengan predikat Silver Medal dan 2nd Place Fans Favorite Awards pada ajang Kompetisi Paduan Suara Internasional yang diadakan di Taiwan oleh Taipei Philharmonic Foundation Tahun 2022. Pada tahun 2023 juga mahasiswa Teknik Kimia yang tergabung dalam Tim Paduan Suara mendapatkan Juara 1 pada Lomba Paduan Suara The 17th National Folklore Festival Tahun 2023 yang diadakan oleh Universitas Indonesia Jakarta, Dalam tiga tahun IPK mahasiswa di PS rata-rata adalah 3.55 dengan masa tempuh 4.02 tahun.
Dalam tiga tahun terakhir (TS-4 hingga TS-2), waktu tunggu (waiting time atau WT) lulusan untuk memperoleh pekerjaan pertama menunjukkan bahwa (LKPS Tabel 8.d.1):
- Sebanyak 66 alumni (77.64%) berhasil mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari 6 bulan,
- Sebanyak 15 alumni (17.65%) membutuhkan waktu antara 6 hingga 18 bulan
Dalam tiga tahun terakhir (TS-4 hingga TS-2), tingkat kesesuaian antara bidang kerja dan latar belakang pendidikan alumni pada pekerjaan pertama menunjukkan hasil berikut (LKPS Tabel 8.d.2):
- Sebanyak 75 alumni (88.23%) memiliki tingkat kesesuaian yang tinggi,
- hanya1 alumni (1.18%) memiliki Tingkat kesesuaian sedang,
- dan 5 alumni (5.88%) memiliki Tingkat kesesuaian rendah.
Untuk tingkat kepuasan pengguna lulusan terhadap lulusan PS Teknik Kimia S-1 ditinjau dari aspek etika, keahlian pada bidang ilmu, kemampuan berbahasa asing, penggunaan teknologi informasi, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, dan pengembangan diri (Tabel 8.e.2 LKPS). Berdasarkan aspek tersebut penilaian dilakukan mulai TS-4 sampai TS-2 yang diperoleh dari 85 lulusan yang terlacak dan 74 pengguna lulusan yang memberi tanggapan dari total 145 lulusan, menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap lulusan PS Teknik Kimia S-1 dengan secara keseluruhan menunjukkan hasil yang memuaskan. Hasil dari penilaian setiap aspek selanjutnya dirata-rata telah menunjukkan hasil bahwa sangat baik = 92.65%, baik = 7.34%, tidak penilaian pada kategori “cukup” atau “kurang”. Beberapa aspek seperti etika, keahlian pada bidang ilmu, kemampuan berbahasa asing mendapatkan penilaian “sangat baik” lebih dari 90% pengguna. Kemampuan berkomunikasi dan pengembangan diri mendapatkan penilaian “sangat baik” sekitar 94.55%, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan softskill dengan target peningkatan untuk lulusan selanjutnya. Sedangkan penggunaan teknologi informasi dan kerjasama tim yang mendapatkan penilaian baik sekali 91.89%. Meskipun sisanya masih masuk kategori “baik”, namun ini menjadi dasar pengambilan keputusan pengembangan melalui pelatihan, workshop dan project.
Selama 3 tahun terakhir, terdapat 44 judul publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa baik secara mandiri ataupun bersama DTPS (LKPS Table 8f1). Publikasi ilmiah tersebut terdiri dari 24 judul jurnal nasional tidak terakreditasi, 13 judul jurnal nasional terakreditasi, 1 jurnal internasional bereputasi, 6 judul seminar nasional. Sebagian besar alumni Program Studi Teknik Kimia S-1 (76.47%) bekerja di tingkat nasional, dengan sebagian lainnya (18.82%) bekerja di tingkat multinasional atau internasional. Tidak ada lulusan yang bekerja di tingkat lokal atau berwirausaha tanpa izin, yang menunjukkan bahwa lulusan program studi ini cenderung memiliki kualitas yang sesuai dengan standar industri nasional maupun internasional.
Luaran penelitian/PkM lainnya yang dihasilkan mahasiswa secara mandiri atau bersama DTPS terdapat 75 TTG.
Kriteria 4 Sumber Daya Manusia, jumlah dosen tetap yang bertugas sebagai pengampu mata kuliah di program studi Teknik Kimia telah mencukupi kebutuhan, yaitu sebanyak 20 orang (NDT). Dari jumlah tersebut, 13 dosen (NDTPS) memiliki keahlian yang sesuai dengan kompetensi inti program studi, memastikan kualitas pengajaran dan pembelajaran tetap terjaga. Kualifikasi akademik dosen tetap program studi juga menunjukkan tingkat yang sangat baik, dengan 5 orang dosen berpendidikan Doktor (NDS3), atau setara dengan 38,46% (PDS3) dari total dosen tetap. Dari segi jabatan akademik, belum ada dosen yang mencapai tingkat Guru Besar, namun terdapat 5 orang dengan jabatan Lektor Kepala (NDLK) dan 6 orang sebagai Lektor (NDL), yang secara keseluruhan memberikan kontribusi sebesar 84,61% dalam kategori jabatan akademik Lektor Kepala dan Lektor. Hampir semua dosen DTPS yang bersertifikat (92.31 %). Dalam pelaksanaan tugas akademik, rata-rata penugasan dosen tetap sebagai pembimbing utama tugas akhir mahasiswa adalah 2,85 mahasiswa per dosen, dengan Ekivalen Waktu Mengajar Penuh (EWMP) sebesar 14,07 SKS. Pengakuan terhadap kepakaran dan prestasi para dosen tetap juga tercermin dari kontribusi mereka sebagai narasumber, editor jurnal, staf ahli, serta publikasi ilmiah dalam tiga tahun terakhir, dan penghargaan atas prestasinya. Untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi mencapai 15 judul, jurnal nasional terakreditasi sebanyak 23 judul, dan artikel dalam seminar internasional sebanyak 6, 6 judul seminar nasional dan 9 judul pada jurnal nasional tidak terakreditasi. Selain itu, karya ilmiah dosen tetap telah disitasi sebanyak 35 judul, menunjukkan dampak keilmuan mereka di ranah akademik. Kontribusi dalam bidang luaran penelitian juga sangat signifikan. Dalam tiga tahun terakhir, dosen tetap program studi telah menghasilkan 81 luaran yang terdiri atas 8 paten (termasuk paten sederhana granted), 5 hak cipta dan desain produk industri, 58 produk teknologi tepat guna, serta 10 buku ber-ISBN atau book chapter. Prestasi ini menjadi bukti komitmen program studi dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia dilakukan secara konsisten sesuai dengan rencana strategis perguruan tinggi. Peningkatan kualifikasi akademik ke jenjang Doktor, peningkatan jabatan fungsional dosen, dan sertifikasi dosen telah terealisasi sesuai dengan target yang ditetapkan. Dari sisi tenaga kependidikan, jumlah yang tersedia juga mencukupi kebutuhan proses pembelajaran. Terdapat 17 tenaga kependidikan di UPPS, sedangkan yang melayani di program studi Teknik Kimia terdiri atas 1 orang pustakawan, 1 laboran, 3 tenaga administrasi. Keberadaan tenaga pendukung lainnya, yang didukung oleh sarana teknologi informasi dan sistem informasi manajemen, memastikan efisiensi dan efektivitas pelayanan bagi seluruh sivitas akademika.
Kriteria 5 Keuangan, Sarana dan Prasarana, UPPS-PS memiliki keuangan, sarana dan prasarana yang sangat mencukupi untuk mendukung pembelajaran dalam 3 tahun terakhir dan dalam pengembangan 3 tahun ke depan. Dengan Dana Operasional Pendidikan/Mhs/thn: Rp 18.819.185,07 Dana Penelitian/Dosen/thn untuk 13 DTPS: Rp.49.772.897,46; Dana PkM/Dosen/thn: Rp 24.891.230,77. UPPS-PS memiliki kecukupan dana untuk mencapai Capaian Pembelajaran/ Operasional Tridharma PT 3 tahun terakhir serta rencana pengembangan 3 tahun ke depan yang bersumber bukan hanya dari mahasiswa tetapi juga dari: Hibah Pemerintah, Mitra, Swadana Lembaga, serta Sumber-sumber dana lainnya. UPPS-PS juga menyediakan sarana-prasarana dengan jumlah yang cukup, dan sesuai dengan Perkembangan Teknologi serta mudah diakses oleh setiap Sivitas Akademik guna menjamin Pencapaian Pembelajaran dan meningkatkan suasana akademik (laboratorium, ruang perkuliahan, ruang seminar, lapangan olahraga, tempat ibadah, dan Techno Park Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS) 0,5 MW, ketersediaan jaringan internet : 100 mbps/Mhs, dll.
Kriteria 6 Pendidikan, Kurikulum PS Teknik Kimia S1 dievaluasi dan diperbarui secara berkala setiap 5 tahun yang melibatkan pemangku kepentingan Internal dan Eksternal serta direview oleh Pakar Bidang Ilmu, Industri, Asosiasi, serta sesuai dengan perkembangan IPTEKS dan Pengguna. Capaian Pembelajaran diturunkan dari Profil Lulusan memenuhi level 6 KKNI serta diperbarui sesuai perkembangan IPTEKS/Pengguna setiap 5 tahun yang juga dirumuskan berdasarkan kesepakatan dari Asosiasi PS Teknik KImia Asosiasi Teknik Kimia (APTEKIM) yang PS Teknik Kimia terlibat aktif sebagai anggota. Struktur kurikulum disusun dalam rangka pemenuhi Capaian Pembelajaran Lulusan yang meliputi aspek: Sikap, Keterampilan Umum, Pengetahuan dan Keterampilan Khusus untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang Teknik Kimia Perancangan Pabrik Kimia. Setiap mata kuliah telah dilengkapi dengan ketersediaan RPS, berikut kedalaman dan keluasan materi sesuai dengan Capaian Pembelajaran Lulusan. Karakteristik proses pembelajaran telah memenuhi sifat: 1)Interaktif, 2) Holistik, 3) Integratif, 4) Saintifik, 5) Kontekstual, 6) Tematik, 7) Efektif, 8) Kolaboratif, dan 9) Berpusat pada mahasiswa. Pelaksanaan proses pembelajaran berupa interaksi antara Dosen dan Mahasiswa serta Integrasi Penelitian dan PkM ke dalam proses pembelajaran dengan mengembangkan metode pembelajaran melalui Industri Based Education/Case Study yang bertujuan untuk mengenalkan dan menambah keterampilan mahasiswa atas perkembangan IPTEKS di Dunia Usaha dan Industri, di samping proses pembelajaran di Laboratorium. Monitoring dan Proses Evaluasi Pembelajaran dilakukan oleh UPPS-PS bersama Koordinator Bidang Ilmu serta Penjaminan Mutu PS mencakup: Karakteristik, Perencanaan, Pelaksanaan, Proses Pembelajaran, dan Beban Belajar Mahasiswa Serta Penilaian sehingga Capaian Pembelajaran Lulusan dipastikan dapat terwujud. Kurikulum PS menetapkan MK Basic Science: 28 SKS dan melaksanakan Capstone Design yang terstruktur guna menghasilkan lulusan yang kompeten. PS Teknik Kimia melaksanakan kegiatan MBKM untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengambangkan keilmuan sesuai minat bakat seperti keterlibatan Mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan di (Tatung University), Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Kedaireka, Program PHP2D yang setara 20 sks.
Kriteria 7 Penelitian, UPPS-PS telah memiliki Peta Jalan yang memayungi tema penelitian Dosen dan Mahasiswa, dimana Dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian sesuai dengan agenda penelitian Dosen yang merujuk kepada Peta Jalan Penelitian. PS-UPPS-LPPM ITN Malang, melakukan Evaluasi Kesesuaian Penelitian Dosen dan Mahasiswa dengan Peta Jalan, dan menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi penelitian dan pengembangan keilmuan program studi. Adapun Peta Jalan Penelitian UPPS-PS diturunkan dari Peta Jalan Institut yaitu:Teknologi Pengolahan Limbah, Teknologi Pengolahan Pangan, Teknologi Pengolahan Minyak Atsiri dan Teknologi Proses Bioenergi. . Hasil penelitian Dosen Teknik Kimia ITN Malang seluruhnya telah terintegrasi dalam pembelajaran Mata Kuliah dan telah sesuai dengan roadmap ITN Malang. Adapun bentuk integrasi hasil penelitian kedalam Mata Kuliah dapat berbentuk: tambahan materi pembelajaran, bab/sub bab dalam bahan ajar, studi kasus, dan bentuk lain yang relevan. Jumlah penelitian DTPS yang melibatkan Mahasiswa dalam 3 tahun terakhir sebanyak 26 penelitian dari 34 penelitian DTPS. Dapat dilihat bahwa Persentase jumlah penelitian DTPS melibatkan Mahasiswa sebanyak 76,47 %. Terdapat 15 penelitian dosen yang terintegrasi kedalam mata kuliah dalam bentuk tambahan materi perkuliahan dan studi kasus, Luaran Hasil Penelitian/PKM dari DTPS berupa Paten granted sebanyak 8, hak cipta 5 buah, 10 buku ber ISBN dan 58 dalam bentuk teknologi tepat guna.
Kriteria 8 Pengabdian kepada Masyarakat, UPPS-PS telah memiliki peta jalan yang memayungi tema PkM Dosen dan Mahasiswa serta mendukung Pengembangan Keilmuan Program Studi. Dosen dan Mahasiswa melaksanakan PkM sesuai dengan Peta Jalan PkM dan dilakukan evaluasi kesesuaian PkM dengan Peta Jalan, dan juga menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi PkM dan Pengembangan Keilmuan PS. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang telah dilakukan Dosen juga telah terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran perkuliahan dikelas dan telah sesuai dengan Roadmap PkM yang telah ditetapkan di UPPS-PS. Luaran PkM yang dihasilkan dalam bentuk Teknologi Tepat Guna (TTG). Dari Tabel 5.c LKPS menunjukkan bahwa terdapat 12 luaran PkM yang sudah terintegrasi dengan 8 mata kuliah. Bentuk integrasi PkM berupa tambahan materi perkuliahan dan studi kasus yang dijabarkan didalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Jumlah PkM DTPS yang melibatkan Mahasiswa dalam 3 tahun terakhir sebanyak 26 PkM dari 28 PkM DTPS. Dapat dilihat bahwa Persentase jumlah PkM DTPS melibatkan Mahasiswa sebanyak 92.86%. Luaran Hasil Penelitian/PKM dari DTPS berupa Paten granted sebanyak 8, hak cipta 5 buah, 10 buku ber ISBN dan 58 dalam bentuk teknologi tepat guna.
Kriteria 9 Luaran dan Capaian Tridharma Perguruan Tinggi, Analisa Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) PS Teknik Kimia ITN Malang telah memenuhi aspek Keserbacakupan, Kedalaman, dan Kebermanfaatan analisis yang ditunjukkan dengan peningkatan CPL dari waktu ke waktu yaitu dengan melakukan metode pengukuran pada prestasi yang telah dicapai diantaranya: IPK rata-rata lulusan dalam 3 tahun terakhir yaitu 3.55, perolehan PKM mahasiswa lolos pendanaan di tahun 2021 sebanyak 1 (satu) kelompok dan pada tahun 2023 lolos pendanaan sebanyak 5 (lima) kelompok dan 2 kelompok pada tahun 2024. Best Presentation pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Tahun 2022 yang diadakan oleh Universitas Negeri Yogjakarata. Pada tahun 2023 Tim Mahasiswa Prodi Teknik Kimia juga mendapatkan Juara 3 Problem Solving pada Indonesia Chemical Engineering Challenge (IChEC) Tahun 2023 di Institut Teknologi Bandung. Di tahun 2023 juga menjadi Juara II Plant Design Competion Derrick, dan masuk delapan besar pada Indonesia Chemichal Engineering 2Chalengge (IChEC, ITB), 2 mahasiswa mendapatkan hibah IRN dari PT Indofood. Sedangkan pada tahun 2024 mahasiswa PS Teknik Kimia S1 mendapatkan juaran II penulisan Artikel Bidang Teknik Secara internasional dan lolos pendanaan Taiwan Experience Education Program (TEEP) Taiwan. Sedangkan untuk prestasi non akademik dalam di antaranya adalah Memperoleh 3rd Place Youth Choir Category dengan predikat Gold Medal, Memperoleh 5th Place Ethnic/Traditional Music Category dengan predikat Silver Medal dan 2nd Place Fans Favorite Awards pada ajang Kompetisi Paduan Suara Internasional yang diadakan di Taiwan oleh Taipei Philharmonic Foundation Tahun 2022. Pada tahun 2023 juga mahasiswa Teknik Kimia yang tergabung dalam Tim Paduan Suara mendapatkan Juara 1 pada Lomba Paduan Suara The 17th National Folklore Festival Tahun 2023 yang diadakan oleh Universitas Indonesia Jakarta, Dalam tiga tahun IPK mahasiswa di PS rata-rata adalah 3.55 dengan masa tempuh 4.02 tahun atau 89.91 %.
Dalam tiga tahun terakhir (TS-4 hingga TS-2), waktu tunggu (waiting time atau WT) lulusan untuk memperoleh pekerjaan pertama menunjukkan bahwa (LKPS Tabel 8.d.1):
- Sebanyak 66 alumni (77.64%) berhasil mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari 6 bulan,
- Sebanyak 15 alumni (17.65%) membutuhkan waktu antara 6 hingga 18 bulan
Dalam tiga tahun terakhir (TS-4 hingga TS-2), tingkat kesesuaian antara bidang kerja dan latar belakang pendidikan alumni pada pekerjaan pertama menunjukkan hasil berikut (LKPS Tabel 8.d.2):
- Sebanyak 75 alumni (88.23%) memiliki tingkat kesesuaian yang tinggi,
- hanya1 alumni (1.18%) memiliki Tingkat kesesuaian sedang,
- dan 5 alumni (5.88%) memiliki Tingkat kesesuaian rendah.
Untuk tingkat kepuasan pengguna lulusan terhadap lulusan PS Teknik Kimia S-1 ditinjau dari aspek etika, keahlian pada bidang ilmu, kemampuan berbahasa asing, penggunaan teknologi informasi, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, dan pengembangan diri (Tabel 8.e.2 LKPS). Berdasarkan aspek tersebut penilaian dilakukan mulai TS-4 sampai TS-2 yang diperoleh dari 85 lulusan yang terlacak dan 74 pengguna lulusan yang memberi tanggapan dari total 145 lulusan, menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap lulusan PS Teknik Kimia S-1 dengan secara keseluruhan menunjukkan hasil yang memuaskan. Hasil dari penilaian setiap aspek selanjutnya dirata-rata telah menunjukkan hasil bahwa sangat baik = 92.65%, baik = 7.34%, tidak penilaian pada kategori “cukup” atau “kurang”. Beberapa aspek seperti etika, keahlian pada bidang ilmu, kemampuan berbahasa asing mendapatkan penilaian “sangat baik” lebih dari 90% pengguna. Kemampuan berkomunikasi dan pengembangan diri mendapatkan penilaian “sangat baik” sekitar 94.55%, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan softskill dengan target peningkatan untuk lulusan selanjutnya. Sedangkan penggunaan teknologi informasi dan kerjasama tim yang mendapatkan penilaian baik sekali 91.89%. Meskipun sisanya masih masuk kategori “baik”, namun ini menjadi dasar pengambilan keputusan pengembangan melalui pelatihan, workshop dan project.
Selama 3 tahun terakhir, terdapat 44 judul publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa baik secara mandiri ataupun bersama DTPS (LKPS Table 8f1). Publikasi ilmiah tersebut terdiri dari 24 judul jurnal nasional tidak terakreditasi, 13 judul jurnal nasional terakreditasi, 1 jurnal internasional bereputasi, 6 judul seminar nasional. Sebagian besar alumni Program Studi Teknik Kimia S-1 (76.47%) bekerja di tingkat nasional, dengan sebagian lainnya (18.82%) bekerja di tingkat multinasional atau internasional. Tidak ada lulusan yang bekerja di tingkat lokal atau berwirausaha tanpa izin, yang menunjukkan bahwa lulusan program studi ini cenderung memiliki kualitas yang sesuai dengan standar industri nasional maupun internasional. Luaran penelitian/PkM lainnya yang dihasilkan mahasiswa secara mandiri atau bersama DTPS terdapat 75 TTG.
Hasil analisa SWOT menunjukkan bahwasannya program strategis yang perlu dikembangkan oleh UPPS-PS yaitu: 1. Peningkatan kualitas mahasiswa, 2. Peningkatan kualitas dosen, 3. Peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian, 4. Peningkatan sarana dan prasarana serta keuangan.
