Praktek Kerja

Peraturan Program Studi.

A. Tujuan

PKN di Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri ITN Malang merupakan kegiatan dimana mahasiswa melakukan orientasi dan observasi terhadap suatu fakta yang terjadi di industri-industri kimia seperti industri gula, alkohol, perminyakan, gas, kertas, tekstil dan lain-lain. Dalam tugas PKN ini, mahasiswa diharapkan mampu mendiskripsikan fenomena yang ada  dalam kegiatan proses industri kimia tersebut dan mampu mengajukan solusi pemecahan dari permasalahan-permasalahan yang ada, serta mampu untuk menganalisa antara fakta yang teramati, hukum dasar, teori, teknik dan peralatan yang digunakan. Untuk melatih kemampuan memecahkan  permasalahan yang terjadi di lapangan (problem solving), maka selama PKN mahasiswa akan diberikan Tugas Khusus. Dimana Tugas khusus dapat diberikan oleh dosen pembimbing PKN atau oleh pembimbing tempat PKN.

B.Tempat PKN

Beberapa batasan dalam menentukan jenis dan tempat PKN:

  1. PKN dilaksanakan di suatu industri tertentu skala menengah ke atas seperti industri  pembuatan bahan kimia seperti alkohol; hydrogen peroksida,  industri kimia seperti gula; kertas; cat, industri petrokimia, industri gas, industri pengolahan minyak atau industry lainnya yang melibatkan adanya suatu reaksi kimia didalam prosesnya.
  2. PKN tidak diijinkan dilaksanakan di industri sederhana seperti industri makanan dan minuman ringan atau industri pembuatan bahan pengawet/penyedap makanan seperti industri monosodium glutamat
  3. Waktu pelaksanaan PKN di industri minimal satu bulan dan maksimal dua bulan dan sedapat mungkin diatur pelaksanaannya diluar hari efektif kuliah.

Prasyarat dan Jangka Waktu PKN

Mahasiswa  yang  berhak  melakukan  PKN  harus  memenuhi  syarat-syarat  sebagai berikut:

  1. Tercatat sebagai mahasiswa aktif (tidak sedang cuti kuliah)
  2. Telah menyelesaikan minimal 90 SKS dengan IPK ≥ 2,00
  3. Telah mengikuti Studi Ekskursi
  4. Telah menempuh mata kuliahPraktikum Mikrobiologi Industri, Kimia Analisis, Kimia Fisika, Kimia Organik, Mekanika Fluida dan Partikel, Perpindahan Panas dan Aplikasinya.
  5. Telah melakukan pemrograman mata kuliah PKN pada Kartu Rencana Studi (KRS) on-line.
  6. Menyelesaikan prosedur administrasi dan keuangan Praktek Kerja Nyata
  7. PKN dilaksanakan minimal 1 (satu) bulan.

Pelaksanaan PKN

Prosedur pengajuan  PKN adalah sebagai berikut :

  1. Mengambil dan mengisi formulir PKNyang disediakan koordinator bidang PKN dengan melampirkan:
    • Fotokopi kartu mahasiswa.
    • Kuitansi pembayaran biaya bimbingan PKN.
  2. Menyerahkan kembali  formulir PKN yang telah diisi lengkap ke koordinator bidang PKNuntuk diajukan ke Program Studi (Prodi) disertai proposal pengajuan PKN.
  3. Surat untuk institusi tempat PKN dapat diambil tiga hari setelah pengajuan PKN. Surat permohonan  tempat PKN hanya dikeluarkan satu kali, apabila mahasiswa ingin mengganti institusi tempat PKN diharuskan menunjukkan surat penolakan dari institusi sebelumnya. Apabila penolakan itu tidak ada, pengajuan surat PKN yang kedua harus dengan persetujuan Ketua Prodi.
  4. Sebelum melaksanakan PKN, mahasiswa yang bersangkutan (kecuali untuk tempat PKN yang telah ditentukan program studi) harus mencari sendiri tempat untuk PKN.
  5. Surat-menyurat dan administrasi dikelola oleh Prodi melalui koordinator bidang keahlian.
  6. Sebelum melaksanakan PKN mahasiswa akan mendapatkan pengantar sesuai dengan surat penerimaan dari tempat PKN.
  7. Dalam melaksanakan PKN, seorang mahasiswa akan mendapat bimbingan seorang pembimbing dari tempat di mana mahasiswa yang bersangkutan melaksanakan PKN dan seorang dosen pembimbing dari program studi yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan.
  8. Program studi menetapkan dosen pembimbing berdasarkan surat keputusan dan mahasiswa diharuskan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dosen pembimbing sebelum melaksanakan PKN.
  9. Laporan yang dibuat harus mendapatkan persetujuan dari pembimbing kedua belah pihak dan disahkan oleh pihak pabrik dan program studi.
  10. Laporan PKN asli sebanyak 1 (satu) eksemplar dan 1 (satu) CD diserahkan ke program studi dan perpustakaan pusat kurang lebih dalam jangka waktu 2 (dua) bulan setelah menyelesaikan PKN.
  11. Nilai akhir PKN merupakan gabungan dari nilai dosen pembimbing dan nilai prestasi kegiatan selama melaksanakan PKN yang diberikan oleh pembimbing pabrik.
  12. Sanksi bagi mahasiswa yang menyalahi peraturan PKN akan ditetapkan berdasarkan musyawarah.

Proposal PKN

Proposal dibuat oleh mahasiswa meliputi latar belakang, tujuan dan tempat PKN diparaf oleh koordinator bidang PKN dan ditandatangani oleh Ketua Prodi untuk diusulkan pada institusi tempat PKN dilengkapi dengan persyaratan lain sesuai dengan permintaan masing-masing institusi, seperti KHS, KTM, dll.

Pembimbingan PKN

  1. Surat Keputusan (SK) Dosen Pembimbing PKN dikeluarkan oleh Prodi setelah mahasiswa diterima oleh perusahaan tempat PKN. SK Dosen Pembimbing PKN harus diberikan kepada dosen pembimbing sebelum mahasiswa berangkat melaksanakan PKN.
  2. Setiap masalah yang berkaitan dengan persiapan, pelaksanaan, penulisan laporan, dan tugas khusus PKN harus dikonsultasikan dengan dosen pembimbing yang dibuktikan dengan formulir Kartu Konsultasi Bimbingan PKN.
  3. Masa bimbingan PKN maksimal 6 (enam) bulan, terhitung sejak dikeluarkan SK Dosen Pembimbing PKN.
  4. Lebih dari batas waktu bimbingan PKN, mahasiswa harus mengajukan permohonan perpanjangan waktu PKN sesuai dengan syarat dan prosedur dari awal.

Agenda Kegiatan

Mahasiswa yang melakukan PKN diharuskan membuat agenda kegiatan PKN. Agenda kegiatan ini berisi tugas kegiatan pengamatan atau pengolahan data yang dilakukan setiap hari kerja selama mahasiswa melakukan PKN. Pada agenda kegiatan dicantumkan juga tanggal dan uraian kegiatan yang telah dilakukan secara berurutan serta mendapatkan pengesahan dari pembimbing  lapangan atau pejabat yang berhak di tempat mahasiswa melakukan PKN. Bimbingan dengan dosen pembimbing dilakukan sebelum dan sesudah mahasiswa melakukan PKN yang dibuktikan  dengan  kartu  bimbingan PKN.

Laporan PKN

Mahasiswa diwajibkan membuat laporan tentang kegiatan dan analisis PKN setelah pelaksanaan PKN dengan materi sebagai berikut :

  • Lembar Judul
  • Lembar Persetujuan
  • Lembar Pengesahan Dosen Pembimbing
  • Lembar Pengesahan Pembimbing Pabrik/Institusi (jika ada)
  • Lembar Keterangan Selesai PKN dari Pabrik/Institusi
  • Kata Pengantar
  • Intisari
  • Daftar Isi
  • Daftar Tabel
  • Daftar Gambar

BAB I. PENDAHULUAN

1.1. Sejarah Pabrik

1.2. Lokasi Pabrik

1.3. Struktur Organisasi

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Teori-teori yang relevan dengan tempat praktek

2.2. Pengertian, Bahan baku dan produk yang dihasilkan

BAB III. PROSES PRODUKSI

BAB IV. SPESIFIKASI ALAT

BAB V. LABORATORIUM DAN QUALITY CONTROL

BAB VI. UTILITAS DAN PENGOLAHAN LIMBAH

BAB VII. INSTRUMENTASI DAN PENGENDALIAN PROSES

BAB VIII. KESIMPULAN DAN SARAN

DAFTAR PUSTAKA

TUGAS KHUSUS

LAMPIRAN

 

Penilaian PKN

  1. Penilaian PKN diberikan oleh dosen pembimbing dengan menggunakan formulir penilaian PKN yang disediakan oleh koordinator PKN..
  2. Penilaian akhir PKN didasarkan pada
  3. Bukti Kartu Konsultasi Bimbingan PKN dengan dosen pembimbing (dibuktikan minimal empat kali pertemuan/bimbingan) dan dilampirkan pada laporan akhir
  4. Hasil penulisan laporan PKN
  5. Lembar penilaian pembimbing pabrik (jika ada).
  6. Mahasiswa dinyatakan lulus PKN apabila mendapat nilai minimal C, jika mahasiswa mendapat nilai kurang dari C diwajibkan mengulang kembali PKN dengan prosedur dari awal.

Ketentuan Lain

  1. Selama melakukan PKN mahasiswa diwajibkan menjaga nama baik almamater.
  2. Pencarian institusi tempat PKN sepenuhnya tanggung jawab mahasiswa. Prodi hanya akan memberikan surat pengantar.
  3. Sebelum pelaksanaan PKN mahasiswa diwajibkan menghadap dosen pembimbing untuk mendapatkan penjelasan awal.
  4. Perpanjangan bimbingan PKN hanya berlaku 1 (satu) kali, lebih dari masa bimbingan tersebut PKN dinyatakan gugur dan mahasiswa diharuskan melakukan PKN baru.
  5. Laporan PKN dibuat dalam bentuk hardcopy (dijilid) dan softcopy (format dalam 1 file pdf) untuk arsip Prodi. Jika institusi tempat PKN dan dosen pembimbing memerlukan laporan akhir, maka jumlah laporan disesuaikan.
  6. Hal-hal lain di luar ketentuan ini dapat dikonsultasikan dengan dosen pembimbing.